STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON PADA VEGETASI MANGROVE

RINGKASAN

(I Wayan Dalas Pure Delaware. K2D007018). Struktur Komunitas Zooplankton Pada Vegetasi Mangrove Di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten  Demak, Jawa Tengah. (Dwi Haryo Ismunarti dan Rudhi Pribadi)

            Struktur komunitas zooplankton yang dapat digunakan sebagai indikator kesuburan perairan dipengaruhi oleh faktor lingkungan baik biotik maupun abiotik. Vegetasi mangrove merupakan komponen utama dari suatu ekosistem pantai yang diduga berpengaruh terhadap kelimpahan, dominansi, keseragaman dan keanekaragaman zooplankton yang hidup didalamnya.
   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas perairan yang dilihat dari kesuburan dan kualitas air yang menunjang kehidupan  zooplankton pada kawasan vegetasi mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
            Penelitian ini dilakukan di Desa Bedono Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pengambilan data menggunakan metode pusposive sampling. Didalam penelitian ini telah ditetapkan 4 lokasi yaitu lokasi 1 yang merupakan daerah muara sungai Kaum, lokasi 2 yaitu merupakan daerah pertambakan, lokasi 3 merupakan Muara Sungai Pandansari, dan lokasi 4 muara sungai Gonjol.
Pengambilan sampel dilakukan selama 4 kali dengan selang waktu dua minggu sekali yang dimulai pada awal Mei hingga pertengahan bulan Juni tahun 2010 dengan pengulangan tiga kali menggunakan plankton net dengan mata jaring 45 μm, pengambilan sampel dilakukan secara horizontal sepanjang 4 m secara aktif, dengan menyaring air sebanyak 650.0585 liter. Identifikasi zooplankton dilakukan di Lab. Biologi, FPIK, Universitas Diponegoro. Parameter perairan yang diukur meliputi : Salinitas, Suhu, Kedalaman, DO, derajat keasaman (pH) dan Kecerahan.
            Hasil penelitian menemukan 32 genera dari 8 fila yaitu : Filum Polychaeta (2 genera), Filum Arthropoda (25 genera), Filum Aschelminthes (1 genus), Filum Chaetognatha (1 genus), Filum Protozoa (1 genus), Filum Moluska (1 genus), Filum Annelida (1 genus). Kelimpahan Rata–rata individu berdasarkan stasiun antara 39.035 – 42.547 ind/L. Indeks Keanekaragaman zooplankton menunjukkan nilai yang tinggi 3,13 – 3,39. Indeks Keseragaman menunjukkan nilai yang tinggi yaitu 0,93 – 0,99. Indeks dominansi 0,015 – 0,04 menunjukkan tidak ada genus yang mendominasi. Pola sebaran rata-rata zooplankton dilokasi penelitian memiliki pola sebaran yang acak (random) sisanya yaitu pola sebaran yang mengelompok (clumped).



Kata Kunci : Zooplankton, Struktur Komunitas, Vegetasi mangrove

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEHILANGAN DAN MENGIKHLASKAN

HARI KELAHIRAN

SELAMAT ULANG TAHUN